Hubungi Kami 0812 1720 9001

Sejarah Ponpes Al-Ihsan Baron

Pondok Pesantren Al-Ihsan Baron (Pondok Pesantren Baron)
PESANTREN BERKARAKTER

Awal Berdirinya

Berdirinya Pondok Pesantren Baron Nganjuk tahun 2012 diawali dengan pendirian SMP Bina Insan Mandiri dengan jumlah 35 santri. Kepercayaan dari wali santri terhadap Pondok Pesantren Baron yang baru berdiri menjadi penyemangat tersendiri pihak pondok untuk membesarkannya menjadi lembaga pendidikan yang mencetak generasi yang berkarakter islami dan berkeahlian spesial. Seiring dengan kepercayaan dari masyarakat terhadap lembaga ini, alhamdulillah sekarang Ponpes Baron telah dipercaya untuk membina 429 santri dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sambutan positif dari masyarakat terhadap Ponpes ini mendorong lahirnya SMA Bina Insan Mandiri. Sistemnya tak jauh beda dengan SMP, yakni boarding school dengan 3 program unggulan. Pertama, The Winner atau Sang Juara diperuntukkan untuk santri yang ingin mengasah kemampuan materi-materi akademik, terutama MIPA, penelitian, karya ilmiah, dll. Kedua, Moslem Scholar diperuntukkan bagi santri yang ingin menempa diri dengan materi Islam secara lebih mendalam sehingga nantinya bisa menjadi ulama’ atau trainer ternama. Ketiga, Entrepreneur diperuntukkan bagi santri yang berkeinginan menjadi pengusaha suskes berkah berlimpah.

Program Entrepreneur menjadi salah satu aktivitas santri pada hari sabtu. Mereka sangat sibuk mempersiapkan segala hal yang ingin mereka jual atau presentasikan kepada guru maupun santri yang lain dan juga warga sekitar, dibimbing oleh coach entrepreneur yang mumpuni, maka lahirlah KBIH Al-Ihsan, pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan, produksi tahu sehat, toko Berkah, dll. Semua itu didedikasikan Pondok Pesantren Al-Ihsan untuk masyarakat dan umat, maka tidak heran program entrepreneur ini mendapat sambutan positif yang luar biasa dari warga dan masyarakat sekitar. Semoga program ini dapat menginspirasi umat.

Mondok sambil sekolah ternyata tak mengurangi gairah santri untuk menorehkan berbagai prestasi, baik di jenjang SMP maupun SMA. Berbagai event, baik akademik maupun non akedemik diikuti santri sebagai bentuk penyaluran bakat dan kemampuan mereka dan Alhamdulillah mereka menjadi juaranya dari tingkat kabupaten hingga internasional, seperti lomba tahfidz, lomba poster, lomba da’i, lomba puisi, cerdas cermat islam, karya ilmiah, olimpiade sains, kompetisi matematika dalam negeri maupun luar negeri, dan sebagainya.

Sesuai dengan tujuannya, yakni membentuk generasi yang berkepribadian islami. Ponpes Baron melengkapinya dengan mendirikan program Tahfidz Villa Qur’an untuk jenjang SMP dan SMA dengan target hafal 30 juz dalam setahun. Program Villa Qur’an ini dibimbing oleh guru tahfidz yang memiliki sanad yang meyambung hingga Rasulullah SAW. Meski fokus pada hafalan al-Qur’an, pelajaran sekolah yang lain juga tidak diabaikan. Alhamdulillah saat ini sudah ada santri yang telah menyelesaikan hafalannya 30 juz sehingga ke depan diharapkan dapat berkontribusi menjaga Al-Qur’an dan membantu santri lain dalam menghafal.

Berjalannya program Villa Qur’an mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Selain itu juga ada program Ma’had Dirosah al-Islamiyah (MDI) yang setara dengan jenjang SMA. Program ini ditempuh selama 4 tahun, yakni 3 tahun SMA jurusan IPS ditambah 1 tahun pengabdian. Keunggulan MDI sebagai program baru di Ponpes Baron, di antaranya fokus berbahasa Arab dan Inggris, memperdalam tsaqofah Islam, dan hafalan Al-Qur’an. Dari program ini diharapkan menjadi bekal bagi santri untuk meneruskan pendidikan S1 ke Timur Tengah. Alhamdulillah, tahun ini sudah dibuka program Ma’had Dirosah al-Islamiyah (MDI) yang setara dengan jenjang SMP. Semoga ke depan program ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang baik dari masyarakat.

Ponpes Jaringan

Dengan dukungan dari berbagai pihak, Alhamdulillah Ponpes Baron yang dipimpin oleh Abi Abdul Aziz dengan Majelis Kyai yang diketuai oleh KH. Musthofa Ali Murtadho beranggotakan Kyai Drs. Ihsan Abadi, MEI, Abi Abdul Aziz, KH. Drs. Moch. Arodhi, Kyai Drs. Abdul Karim Wulyo, KH. Drs. Khoiri Sulaiman, Kyai Junaidi Ath Thoyibi, Kyai Hisyam Hidayat, S.Ag, Kyai Samsuddin Ramadhan An Nawiy, KH. Hari Moekti, dan Kyai Dr. N. Faqih Syarif Hasyim, S.Sos I, M.Kom mengalami perkembangan yang luar biasa. Ponpes Baron Nganjuk sebagai Ponpes Pusat (Ponpes Baron 1) kini telah membuka Ponpes Baron 2 di Pangkalanbun, Kalimantan Tengah berupa SMP Bina Insan Mandiri. Disusul oleh Ponpes Baron 3 di Bogor berupa SMP Bina Insan Mandiri dan Ponpes Baron 4 di Kendari berupa SMP Bina Insan Mandiri. Semua itu didedikasikan untuk mempersiapkan generasi islam yang berkarakter.

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran khas dan unik diterapkan di ponpes ini, yakni penerapan perpaduan metode pembelajaran salaf dan modern yang memadukan pembentukan pola pikir dan pola jiwa untuk membangun sikap mental kepemimpinan. Dengan begitu santri akan memiliki kepribadian islami, serta mampu berpikir cemerlang dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Para santri diwajibkan mengikuti kegiatan pembinaan karakter seminggu sekali dan dibekali dengan pilihan program ekstrakurikuler dan softskill, di antaranya: kepanduan, seni baca Al-Quran, beladiri, karya ilmiah remaja, futsal, jurnalistik, broadcast, tata boga, tata busana, arabic club, english club, mentoring, dan kegiatan minat bakat lainnya.

Ini semua adalah atas izin Allah, biidznillah, dan kami para asatidz-asatidzah senantiasa berdoa agar senantiasa diberikan hidayah, kekuatan, dan keberkahan dari Allah SWT  dalam rangka menyiapkan generasi cerdas, berakhlaqul karimah, bersyaksyiyah islamiyah, berkarakter Islami yang kuat.

Telp/SMS/WA 0812 1720 9001