Hubungi Kami 0812 1720 9001

Mendidik Santri : Tanggung Jawab Bersama

Memasuki tahun ajaran 2017/2018 Pondok Pesantren Baron telah melakukan tiga kali pertemuan orang tua wali santri dengan pengurus tanfidiyah dan Majelis Kyai. Pertemuan pertama dilakukan pada tanggal 9 juli 2017 merupakan pertemuan perdana Pondok Pesantren Baron dengan orang tua wali santri kelas VII dan X yang sebenarnya bisa diikuti oleh seluruh orang tua wali santri dan tidak terbatas pada orang tua wali santri kelas VII dan X saja. Pertemuan kedua dilaksanakan pada 15 oktober 2017 yang dihadiri oleh orang tua wali santri kelas IX dan XII yang akan mempersiapkan ujian nasional pada tahun 2018 ini. Pertemuan ketiga dilaksanakan pada 12 november 2017 yang dihadiri oleh orang tua wali santri kelas VII dan VIII.  Dengan demikian Pondok Pesantren Baron berarti masih harus melakukan pertemuan orang tua wali santri kelas X dan XI. Pertemuan ini kita anggap sangat penting karena kita ingin menyampaikan dan meneguhkan kembali tentang komitmen kita dalam membangun pesantren, yakni dalam rangka untuk berkhidmat kepada islam dan kaum muslimin.

Beberapa hal penting yang bisa digaris bawahi dalam pertemuan tersebut adalah bahwa dalam mendidik para santri, meskipun anak-anak kita asramakan dalam pondok persantren bukan berarti 100% tanggung jawab itu berada di tangan pondok pesantren dengan seluruh SDM yang ada di dalamnya, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara pondok pesantren dan orang tua wali santri. Dalam forum-forum pertemuan tersebut kita juga meneguhkan bahwa kita semua yang ada di pesantren ini berada dalam rumah besar yang disebut PP Baron. Oleh karena itu, kita adalah keluarga besar. Ya, Keluarga Besar Pondok Pesantren Al Ihsan Baron (Pondok Pesantren Baron).

Memang betul bahwa setiap hari santri hidup bersama kami. Kami memberikan materi-materi keislaman dan juga materi umum, belajar mempraktekkan ilmu yang dia telah dapatkan, kita didik mereka bersosialisasi dalam “masyarakat” pesantren, kita ajari berorganisasi, berkompetisi, dan tidak ketinggalan dakwah, serta banyak hal lagi. Namun, semua ini tentu saja tidak cukup. Dibutuhkan kerjasama dan kontribusi orang tua wali santri dalam mendidik anak-anak kita. Dibutuhkan motivasi, nasehat, dan arahan kepada santri-santri yang notabene adalah anak-anak dari para orang tua wali santri.

Pertemuan-pertemuan tersebut menjadi tidak hanya penting, tetapi sangat penting bagi orang tua wali santri dan Pondok Pesantren Baron agar pesantren dan orang tua wali santri memiliki satu “frekwensi” dalam mendidik anak-anak kita. Apa yang diinginkan dan diharapkan dari orang tua wali santri bisa kita akomodasi, serta program-program yang dilaksanakan oleh pesantren secara umum bisa dipahami oleh segenap orang tua wali santri. Bahwa benar pertemuan yang hanya berlangsung dalam beberapa jam tersebut tidak akan mampu menjawab seluruh keinginan pesantren dan orang tua wali santri. Namun, setidaknya hal tersebut telah membuka pintu ukhuwah, pintu silaturahim (kalau boleh dikatakan demikian), pintu kebersamaan, dan pintu-pintu yang lain antara Pondok Pesantren Baron dan orang tua wali santri sehingga dari situ muncul sebuah komitmen dan kebersamaan dalam mendidik putra-putri kita.

Kepercayaan yang diberikan oleh orang tua wali santri kepada kita sungguh luar biasa. Kita tentu tidak ingin bahwa kepercayaan yang luar biasa ini kemudian tidak bisa kita optimalkan. Salah satu bentuk optimalisasi tersebut adalah secara bersama-sama kita mendidik putra-putri kita.

Sebagai satu keluarga besar tentu kita berharap komunikasi bisa kita jalin dengan baik dan lancar, serta tidak ada hambatan dalam berkomunikasi. Baik lewat para pengasuhan yang ada di pesantren, yaitu lewat para pendamping dan pengasuh pesantren ataupun pengasuhan di sekolah melalui wali kelas, serta secara umum kepada para seluruh ustadz dan ustadzah termasuk di dalamnya adalah para pengurus (Dewan Tanfidiyah PP Baron) dan Majelis Kyai. Komunikasi orang tua wali santri dengan pihak pesantren bisa dijalin melalui hubungan telephone, wa atau bertemu langsung saat berkunjung (ahsan bila ada janjian lebih dahulu) setiap minggu pertama setiap bulan.

Insya Allah kami memberikan ruang seluas-luasnya kepada para orang tua wali santri untuk bersama-sama mendidik anak-anak kita. Diawali dengan upaya melancarkan hubungan dan komunikasi antara orang tua wali santri dengan pesantren dan adanya pemahaman yang sama bahwa kita adalah satu keluarga, yakni Keluarga Besar Pondok Pesantren Al Ihsan Baron (Pondok Pesantren Baron).

Semoga Allah SWT memudahkan urusan ini, menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholih, sholihah, para pejuang (hamilu ad dakwah), dan penjaga islam. Sementara kita diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalankan amanah besar ini dan para orang tua wali santri juga diberikan kemudahan dalam segala urusannya. Aamiin Ya Allah Ya Robbal ‘alamiin.

Robbana hab lanaa min azwaajinaa wa durriyyatinaa qurrota a’yuni waj’alnaa lilmuttaqiina imaamaa.

Mohon maaf  bila ada kesalahan dan Semoga Sukses Berkah, Aamiin.

7 Comment(s)

  • by Chairul Posted January 12, 2018 8:37 am

    Aamiin Yaa Mujibassa’iliin.

  • by atik ae Posted January 12, 2018 9:00 am

    Amin…

  • by Lis Artati Posted January 12, 2018 9:46 am

    Aamiin barakallah

  • by Abu Shodiq Posted January 12, 2018 12:00 pm

    Semoga panjenengan semua istiqamah dalam membina kader2 penolong agama Allah…. amien

  • by alfi nisa Posted January 12, 2018 9:43 pm

    آمين يا رب العلمين

  • by Ummu Aisyah Qurrota A’yun Posted January 13, 2018 4:32 am

    InsyaAllah…

  • by Muh Sjaiful Posted January 14, 2018 5:40 pm

    Jazakallah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telp/SMS/WA 0812 1720 9001