Hubungi Kami 0812 1720 9001

Apa Yang Anda Tanam Akan Anda Petik Hasilnya

Apa yang kau berikan itulah  yang  akan  kau hasilkan. Jadikan  apa  yang  akan  anda  panen,  sesuatu  yang  anda  putuskan  untuk diberikan  kepada  orang lain.

Sobat.  Apa  yang  kau  keluarkan  akan  berputar  dan  kembali  kepadamu  dengan  jenis  yang  sama  karena  kau  adalah  sumbernya dan apapun  yang  kau lemparkan  ke atas akan  jatuh  kembali  kepadamu dengan  kecepatan  dan  kekuatan  yang sama karena kaulah  yang  melemparkannya. Apapun  yang  kau berikan  kepada semesta, positif maupun negatif, semesta  akan   mengembalikannya  kepadamu  dengan  jenis  kualitas  yang sama,  seperti  yang  kau berikan.  Itulah  hukum  spiritual  umum  bagi  seluruh  manusia.

Sobat. Sejatinya  ketika kita  memberi, sesungguhnya kita  menghadapi  apa  yang  kita berikan  dari Allah SWT.  Dengan  demikian  kita  menjadi kran  yang  menyambungkan  anugerah  dari Allah  SWT kepada  orang  lain.  Maka  jika  kita  ingin  mendapat  anugerah dari Allah SWT, kita  harus  memberi. Semakin  besar  pemberian  kita, semakin  besar pula  kebaikan  yang  menanti  kita dan semakin  besar  pula  kebahagiaan  yang  kita  rasakan. Rasa  bahagia  itu  tidak  akan sirna, meski sesuatu yang  kita  berikan  telah  sirna. Kebahagiaan  itu  diawali  dengan  bertambahnya  waktu  yang  kita putuskan  untuk  diberikan  kepada orang lain sehingga  waktu  kita  menjadi  lebih  berharga  dan  lebih  bermanfaat.

Sobat.  Perasaan  bahagia  bertambah  ketika mengerjakan  sesuatu  untuk  orang lain. Perasaan itu  tidak  hilang, meski  pekerjaan  selesai  dilakukan. Ia  akan  tetap bersemayam dalam dada. Sebab, pemberian  itu  sesungguhnya  bukan  untuk  diri anda  atau  orang  lain, melainkan  untuk  Allah SWT sehingga  Dia  tidak  akan  mengabaikannya. Dia  sungguh  mencintai  orang  yang  berbuat baik, yang  memberi  dan  bersedekah  demi  wajah Allah SWT, dan agar  semakin dekat  kepada Allah SWT.

Sobat. Yang penting adalah  memberi. Dan  yang paling penting, cinta  terletak pada  apa  yang  kau berikan. Kita  menerima  dari  Allah SWT dan  kemudian  kita  memberikannya  kepada  orang lain  dengan  penuh  cinta  dan  kelembutan, maka  orang – orang  mendoakan  kebaikan  untuk  kita sehingga Allah SWT menambahkan  kebaikan  dan  keberkahan untuk kita.

Sobat.  Apa  saja  yang  bisa  kita berikan?  Menurut  saya  setidaknya  ada  tujuh  hal  atau tujuh  pintu  untuk  memberi :

  1. Harta. Tentu saja ini yang  paling  jamak  diberikan  seseorang  kepada  orang  lain. Kebanyakan  orang  memberi  harta  kepada  orang  lain  berupa  kelebihan  dari  apa yang  dibutuhkan. Lebih  istimewa  jika  anda  dapat  memberikan  harta,  meskipun  anda  pas – pasan  atau  kekurangan.
  2. Ilmu. Anda bisa  belajar  dan  kemudian  mengajarkannya  kepada  orang  lain tanpa  mengharapkan  imbalan. Jika anda  hidup  dari  mengajar, anda  bisa  mengajarkan  orang – orang  yang  membutuhkan, tetapi  tidak  dapat  membayar  biaya  pendidikan.
  3. Waktu. Telah menjadi  kebiasaan  banyak orang   untuk  nonton  TV  lebih dari  dua puluh  jam  dalam  seminggu. Berikanlah   separuh waktu  itu  untuk  orang  yang  membutuhkan, misalnya  untuk  menjenguk  orang   yang sakit atau  membantu  seseorang  agar  meraih  sukses.
  4. Maaf dan ampunan. Memberi maaf  merupakan  karakter   kuat  yang  sangat  bermanfaat  bagi  diri  anda  dan  orang lain.  Memberi  maaf  lebih  baik  dari  pemberian  lainnya  karena  akan  memberi  anda  rasa  tenang, bahagia,  dan  kebaikan. Rasulullah saw  bersabda, “ Barangsiapa  yang tidak  memaafkan, tidak akan dimaafkan.”
  5. Motivasi. Kadang – kadang motivasi untuk  mendorong  seseorang  maju  dan  meraih  sukses  dalam  suatu  urusan  yang  berpengaruh  besar  terhadap hidupnya. Pemberian  semangat  dan  motivasi itu  bisa  jadi  lebih  baik  dari  pemberian berupa  harta, maka  jadilah  motivator  dan sampaikan  motivasi  anda  secara tulus  keluar  dari  lubuk  hati  yang  paling  mendalam.
  6. Perhatian. Perhatian yang anda  berikan  kepada  seseorang  sangat  mungkin  menjadi  salah  satu  sebab kesembuhan. Seseorang   yang   menjadi  gelisah  atau  galau  butuh  orang  lain  yang  mau  mendengarkan  keluh  kesahnya. Lalu  anda  datang  dan  memberikan  telinga  anda  untuk  mendengarkan  segala  curahan  hatinya  dengan  penuh  perhatian  dan cinta  sehingga ia  merasa  aman  dan  nyaman.
  7. Pertanyaan. Tempatkan dalam jadwal  harian  anda  untuk  mengobrol  dengan  orang lain,  menanyakan  kabar  mereka  tanpa  meminta apapun dari   mereka. Dengan  cara  itu anda  memberi  mereka  kesenangan.

Sobat. Mulai  hari ini jadikan  apa  yang  akan  anda  panen  adalah  apa  yang  anda  putuskan  untuk  diberikan  kepada  orang  lain. Dengan  cara  itu anda  akan  menjadi  kran  penyambung   karunia  Allah SWT dan  kelembutan-Nya. Bersedekahlah  setiap  saat  dengan  apapun yang anda  miliki.

Salam Dahsyat  dan Luar Biasa !

kyai faqih syarif

 

 

 

( Spiritual  Motivator – DR.  N. Faqih Syarif H, M.Si  Penulis  buku-buku Motivasi  dan pengembangan diri. Narasumber  Thank God Tommorow  is Friday radio SMART  88.9 FM Surabaya. Pengurus  Komnasdik  Jatim. www.faqihsyarif.net )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telp/SMS/WA 0812 1720 9001